LAKIP

 

 

 

LAPORAN KINERJA

DISDIKPORA KOTA PALEMBANG

TAHUN 2015

 

 

 

 

 

DAFTAR ISI

 

Halaman

IKHTISAR EKSEKUTIF……………………………………………………...

Ii

DAFTAR ISI…………………………………………………………………...

Xiii

BAB I            

:

PENDAHULUAN

 

 

1.1.   KondisiUmum …………………………………………………..

1.2.   Gambaran Umum Tupoksi …………………………………

1.3.   Struktur Organisasi …………………………………………..

1.4.   Maksud dan Tujuan Lakip ………………………………..

1.5.   Sistematika Lakip ……………………………………………..

 

1

3

4

7

8

BAB II

:

RENCANA DAN PERJANJIAN KERJA

 

 

 

2.1.   Visi Disdikpora Kota Palembang …………………………

2.2.   Misi Disdikpora Kota Palembang………………………….

2.3.   Tujuan dan Sasaran ………………………………………..

2.4.   Strategi ……………………………………………………………

2.5.   Kebijakan …………………………………………………………

2.6.   Program Kegiatan …………………………………………….

 

9

9

10

12

12

13

BAB III

:

AKUNTABILITAS KINERJA

 

 

 

3.1.   Metode Pengukuran Pencapaian Kinerja ……………..

3.2.   Analisis Atas Pencapaian Sasaran Strategis …………

3.3.   Analisis Atas Capaian Keuangan …………………………

 

19

23

54

BAB IV

:

PENUTUP

 

 

 

4.1.   Simpulan ………………………………………………………...

4.2.   Saran ………………………………………………………………

 

57

57

LAMPIRAN-LAMPIRAN :

 

Lampiran  1

:

Rencana Strategis (Matrik RS)

 

Lampiran  2

:

Rancana KerjaTahunan (Matrik RKT)

 

Lampiran  3

:

Pengukuran Kinerja (Matrik PK)

 

           

 


 

IKHTISAR  EKSEKUTIF

           

Tahun 2015 merupakan tahun keenam atau tahun terakhir pelaksanaan Renstra Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Palembang periode 2013 - 2018, dengan visi : TERWUJUDNYA  PALEMBANG KOTA PENDIDIKAN CERDAS  DAN  BERMARTABAT, telah dijabarkan dalm 3 (tiga) misi yaitu misi pertama : Meningkatkan  pemerataan  pelayanan  pendidikan  menuju  tuntas  wajib  belajar  pendidikan  menengah  12  tahun, misi kedua: Meningkatkan  kualitas  dan  kuantitas  pendidikan  pada  semua  jenjang  pendidikan,  baik  formal  maupun  non  formal. dan misi ketiga yakni Meningkatkan  kuantitas  dan  kualitas  organisasi  pemuda  dan  olahraga. Untuk mendukung percapaian visi dan misi tersebut, dalam tahun 2015 disusun Penetapan Kinerja (tapkin) Dinas Pendidikan Nasional, Pemudadan Olahraga yang telah ditandatangani oleh kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga serta disetujui Walikota Palembang.

Tapkin merupakan serangkaian program dan kegiatan berikut indicator dan target kinerjanya yang harus diwujudkan di tahun 2015. Program yang dilaksanakan tahun 2015 meliputi 15 Program pokok yakni :1) Program Pelayanan Administrasi Perkantoran, 2) program Peningkatan Sarana dan Prasarana, 3) Program Peningkatan Disiplin Aparatur, 4) Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur, 5) Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan, 6) Program Dana Alokasi Khusus (DAK), 7) Program Pendidikan anak Usia Dini (PAUD), 8) Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun, 9) Program Pendidikan Menengah, 10) Program Pendidikan Non Formal, 11) Program Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan, 12) Program manajemen Pelayanan Pendiidkan, 13) program Pengembangan  dan Keserasian Kebijakan Pemuda, 14) Program Peningkatan Peran Serta Kepemudaan, 15) Program Pembinaan organisasi Pemuda, dan 16) Program Peningkatan Semangat Budaya dan Olahraga, dan 17) Program Pengembangan Kebijakan dan Manajemen Olah Raga.

Berdaskan alokasi anggaran Tahun 2015, pagu dan realisasi anggaran per program dapat dirinci sebagai berikut : Dari pagu anggaran tahun 2015 sebesar : Rp.191.517.184.133.93,- penyerapan/realisasi anggaran  sampai  dengan  akhir  Triwulan ke IV tahun 2015 (31 Desember 2015) sebesar Rp.184.140.530.981,- (96%).

TABEL I

AKUNTABILITAS KEUANGAN

 

No

Program Kegiatan

Pagu Anggaran

Ralisasi

Persen

Tase

1

Program Pelayanan Administrasi Perkantoran

10.416.957.067.93

9.848.724.811

95%

2

Program Peningkatan  Sarana Dan Prasarana Aparatur

23.213.930.500

22.346.208.489

96%

3

Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur

55.000.000

55.000.000

100%

4

Program Peningkatan Kapasitas Sumber daya Aparatur

2.027.497.723

1.680.639.000

83%

5

Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan

941.995.250

919.294.250

98%

6

Program Dana Alokasi Khusus (DAK)

29.567.974.703

28.946.150.200

98%

7

Program Kegiatan & Kewajiban Kepada Pihak Ke tiga

314.169.250

133.394.250

42%

8

Program Pendidikan Anak Usia Dini

2.718.262.340

2.649.578.840

97%

9

Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun

87.429.017.700

85.13.875.010

97%

10

Program Pendidikan Menengah

24.419.719.700

23.005.277.031

94%

11

Program Pendidikan  Non  Formal

872.280.000

505.635.000

58%

12

Program Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan

1.690.625.400

1.543.004.500

91%

13

Program Manajemen Pelayanan Pendidikan

2.128.178.500

1.704.706.700

80%

14

Program Pengembangan dan Keserasian Kebijakan Pemuda

2.048.344.000

2.038.391.000

100%

15

Program Peningkatan peran serta kepemudaan

984.306.000

984.281.000

100%

16

Program Pembinaan dan Pemasyarakatan Olahraga

396.049.000

394.369.000

100%

17

Program Pengembangan Kebijakan dan Manajemen Olah Raga

2.292.877.000

2.249.001.900

98%

 

Jumlah :

191.517.184.133.93

184.140.530.981

96%

 

Berdasarkan data tabel di atas, penyerapan anggaran SKPD pada tahun 2015 (s.d. 31 Desember 2015) hanya mencapai 82,22% dengan realisasi fisik 100,00 %. Artinya dalam hal ini Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Palembang dapat menghemat dana sebesar 0,04 % (Rp. 7.376.653.152,93,-) hal ini dikarenakan ada beberapa kegiatan dari beberapa program berhasil menghemat anggaran pada tahun 2015, dan sisa anggaran ini diharapkan dapat dialokasikan kembali di APBD/APBDP 2016 untuk kegiatan sejenis.

 

 

 

TABEL II

ANALISIS ATAS PENCAPAIAN KINERJA UTAMA

TAHUN ANGGARAN 2015

Indikator Kinerja

Satuan

Tahun 2015

Target

Realisasi

Capaian

1

Angka Partrisipasi Kasar (APK) PAUDNI

%

31,21

68,52

219,54

2

Angka Partrisipasi Kasar (APK) SD/MI/Paket A

%

110,24

99,34

90,11

3

Angka Partrisipasi Kasar (APK) SMP/MTs/Paket B

%

154,38

96,82

85,84

4

Angka Partrisipasi Kasar (APK) SMA/MA/SMK/Paket C

%

103,88

93,87

93,83

5

Angka Partrisipasi Murni (APM) SD/MI/Paket A

%

100,00

93,76

93,76

6

Angka Partrisipasi Murni (APM) SMP/MTs/Paket B

%

154,38

71,04

62,98

7

Angka Partrisipasi Murni (APM) SMA/MA/SMK/Paket C

%

102,09

93,73

93,29

8

Angka Putus Sekolah SD/MI

%

0,00

0,04

100,75

9

Angka Putus Sekolah SMP/MTs

%

0,00

0,78

100,21

10

Angka Putus Sekolah SMA/MA/SMK

%

0,00

13,19

100,28

11

Angka Kelulusan SD/MI

%

100,00

99,12

99,12

12

Angka Kelulusan SMP/MTs

%

105,87

94,21

88,99

13

Angka Kelulusan SMA/MA/SMK

%

100,01

69,24

69,24

14

Angka Melek Huruf Latin

%

100,00

98,25

98,25

15

Angka Melanjutkan (AM) dari SD/MI ke SMP/MTs

%

99,48

104,80

105,34

16

Angka Melanjutkan (AM) dari SMP/MTs ke SMA/MA

%

100,19

68,29

68,16

17

Angka Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)

%

31,81

68,52

345,87

18

Rasio Siswa dengan Buku

%

18,34

17,52

95,55

19

Tingkat Pelayanan Manajemen Pandidikan

%

100,00

100,00

100,00

20

Persentase Ruang Kelas Baik

%

105,00

72,70

69,24

21

Persentase Fasilitas Sekolah

%

100,00

68,36

68,36

22

Angka Rata-Rata lama sekolah

%

15,81

78,14

494,24

23

Angka Pembinaan Organisasi Pemuda

%

100,00

 

 

24

Guru yang memenuhi kualifikasi S.1 / D. IV

%

100,00

60,79

60,79

25

Rasio Guru Terhadap Murid

%

10,37

2,43

102,00

26

Gelanggang /Balai Remaja (selain milik swasta)

%

0,00

-

1.792.015

27

Lapangan Olahraga

%

0,01

4

1.792.015

28

Angka Prestasi Atlet POPDA

%

12,46

76,62

614,95

 

Berbagai upaya yang telah dilakukan dalam mencapai sasaran-sasaran dengan indicator yang ditetapkan dalam Tapkin. Semua indikator yang dibuat di dalam TAPKIN 2015 hampir semuanya mencapai terget yang ditetapkan, kecuali dua indikator yang belum mencapai 100%. Hal ini karena beberapa kendala sehingga target Penetapan Kinerja 2015 belum sepenuhnya dapat tercapai. Dua indicator sasaran pada tahun 2015 yang belum mencapai salah satunya adalah sebagai berikut:

  1. Angka Gelanggang /Balai Remaja (selain milik swasta).

Gelanggang/balairemaja (selain milikswasta) adalah jumlah Gelanggang/balairemaja (selain milikswasta) dibagi jumlah penduduk. Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Palembang pada tahun 2015 dan juga tahun-tahun sebelumnya belum memiliki gelanggang/balairemaja. Oleh sebab itu indicator ini tidak dapat dapat mencapai target karena tidak memiliki. Namun demikian pada tahun-tahun mendatang Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Palembang akan tetap berupaya untuk mengajukan pembuatan gelanggang/balai remaja ini.

 

 

 

 

 

 

 

            Untuk melaksanakan program dan kegiatan serta sasaran-sasaran yang ditetapkan dalam TAPKIN Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Palembang mengelola dana sebesar Rp.191.517.184.133,93,- penyerapan/realisasi anggaran sampai dengan akhir  Triwulan ke IV tahun 2015 (31 Desember 2015)  sebesar Rp. 184.140.530.981,-.

 

Palembang,   Januari  2016.

Kepala Dinas,

 

 

 

 

Ahmad Zulinto, S.Pd., M.M.

Pembina Tingkat I

NIP. 196404181989031003

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

  • Kondisi Umum

Kota  Palembang  sebagai  Ibu  Kota  Sumatera  Selatan,  termasuk  salah  satu  kota  tua  di  Indonesia,  yang  didirikan  pada  tahun  683  Masehi. Selain  sebagai  pusat  pemerintahan  di  daerah,  kota  Palembang  juga sebagai pusat pendidikan, pusat kebudayaan dan pusat  perekonomian,  terutama  sektor  perdagangan,  industri  dan  jasa.   Berdasarkan  Peraturan  Daerah  Kota  Palembang  Nomor  1  Tahun  2015,  Kecamatan  di  kota  Palembang  dimekarkan dari  8  wilayah  Kecamatan  menjadi  14  wilayah  Kecamatan,  dan  pada  tahun  2009  dimekarkan  lagi  menjadi  16  wilayah  Kecamatan.    Letak  Kota  Palembang  yang  relatif  dekat  dengan  Ibu  Kota  Negara,  menjadikan  kota  Palembang  memiliki  posisi  strategis  dalam  menopang  pertumbuhan  ekonomi  nasional,  serta  menjadi  barometer  kemajuan  pembangunan,  termasuk  pembangunan  bidang  pendidikan.

Pembangunan  kota  Palembang  yang  selama  ini  dilaksanakan,  selain  telah  menghasilkan  keberhasilan-keberhasilan,  juga  masih  menyisakan  permasalahan  yang  perlu  mendapatkan  penanganan  segera.   Permasalahan  yang  menuntut  perhatian  untuk  segera  mendapatkan  penanganan,  diantaranya  yaitu :  masih  cukup  banyak  sarana  prasarana  pendidikan   yang  kurang  layak  atau  kurang  memadai,  baik  dari  segi  kualitas  maupun  kuantitas,  masih  cukup  banyak   tenaga  pendidik  yang  belum  memiliki  standar  kualifikasi  yang  sesuai  jenjang,  biaya  pendidikan  yang  masih  dirasakan  memberatkan  bagi  sebagian  besar  orang  tuan / wali  murid,  belum  optimalnya  pemberdayaan  sumber  daya  manusia  yang  berkualitas  dalam  pembangunan  bidang  pendidikan serta belum  optimalnya  peran  serta  masyarakat  dalam  memajukan  pembangunan  bidang  pendidikan.

Sejalan  dngan  program  kerja  Walikota  Palembang  Tahun  2013-2018 yang memproyeksikan kota  Palembang  menjadi  kota  Internasional  yang  sejahtera  dan  berbudaya,  maka   permasalahan - permasalahan  pendidikan  tersebut  harus  menjadi  prioritas  pembangunan,  guna  mencapai  keberhasilan  pembangunan  Palembang  secara  keseluruhan.

Berikut rencana prioritas pemerintah Kota Palembang yang akan dilaksanakan selama kurun waktu lima tahun mendatang :

  1. Meningkatkan kualitas  sumber  daya manusia  yang  sehat,  cerdas,  bermoral,  berbudaya  serta  beriman  dan  bertakwa  kepada  Tuhan  Yang  Maha 
  2. Meningkatkan kesejahteraan dan  peran  serta  masyarakat  dalam 
  3. Meningkatkan sarana  dan  prasarana  perkotaan  sesuai  rencana  tata  ruang  perkotaan  yang 
  4. Mendorong investasi  serta  industri,  perdagangan,  jasa  dan  pariwisata,  melalui  peningkatan  jejaring  kerja  antar  daerah,  baik  dalam  negeri  maupun  luar 
  5. Melanjutkan reformasi  birokrasi,  baik  secara  kultural  maupun  struktural,  untuk  meningkatkan  pelayanan  kepada 
  6. Meningkatkan keamanan  dan  ketertiban  masyarakat  secara  adil  dan  merata  serta  mendorong  terlaksananya  penegakan  hokum
  7. Melestarikan sumber  daya  alam,  lingkungan  hidup,  warisan  sejarah  dan 
    • Gambaran Umum Tupoksi

Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Palembang merupakan bagian dari lembaga Pemerintah Kota palembang yang terdiri dari : 1 Sekretaris Daerah, 4 Asisten, 11 Bagian Sekretariat Daerah, 17 Dinas, 9 Badan, 1 RSUD Palembang BARI, 1 Satuan Polisi Pamong Praja, 1 Pelaksana Harian BNK, dan 3 BUMD (PD Pasar, PDAM Tirta Musi dan PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya) yang dibentuk berdasarkan PP Kota Palembang No. 41 Tahun 2007 tentang Kelembagaan Pemerintah. Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Palembang adalah unsur pelaksana teknis Pemerintah Kota Palembang.

  • Tugas Pokok

Tugas Pokok Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Palembang adalah melaksanakan segala usaha dan kegiatan di bidang pendidikan nasional sesuai dengan kebijaksanaan yang digariskan oleh Kepala Daerah berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan petunjuk pelaksanaannya.

  • Fungsi

Dalam melaksanakan tugas pokok, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Palembang    menyelenggarakan  fungsi :

  • Memimpin kegiatan dan urusan Wakil Kepala Dinas, Kepala Bagian Tata Usaha dan Kepala-Kepala Sub Dinas yang ada dalam lingkungannya, sesuai dengan tugas yang diberikan oleh Pemerintah Daerah;
  • Merumuskan kebijakan operasional/pembangunan Daerah di bidang pendidikan nasional;
  • Melaksanakan usaha-usaha pembinaan terhadap pelaksanaan bantuan baik yang berasal dari pemerintah maupun dari swasta;
  • Mengadakan komunikasi, konsultasi dan kerja sama dengan unsur Pemerintah Daerah dan instansi serta masyarakat dalam usaha
    • Struktur Organisasi

Susunan organisasi Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Palembang terdiri dari satu Kepala Dinas, satu Sekretaris, enam kepala bidang, enam belas kepala sub seksi, tiga kepala sub bagian, enam belas kepala dinas kecamatan. Nama dan jabatan dalam struktur organisasi Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Palembang adalah sebagai berikut:

  • Kepala Dinas : Ahmad Zulinto, S.Pd., M.M.
  • Sekretaris : H. Karim Kasim, SH., M.M.

►    Kepala Sub Bagian Umum : H. Sodik, SE., M.M.

►    Kepala Sub Bagian Keuangan : Hj. JUITA, SE.

►    Kepala Sub Bagian Kepegawaian : Drs. H. Nasikun, M.M.

  • Kepala Bidang Perencanaan, Pembangunan dan Subsidi (PPS) : Hasanuddin, S.Pd., M.Si.

►    Kepala Seksi Program : Isman Komari, S.Pd., M.M.

►    Kepala Seksi Pendataan: Hj. R.A. Erma, SE.

►    Kasi Pembangunan Gedung : Drs. Rahmat Purnama,M.T.

 

  • Kepala Bidang TK / SD : SUTRIANA, S.Pd.

►    Kasi Kurikulum dan Pengujian : Drs.Haris Basit

►    Kasi Pengembangan Tendik : Dareni, S.Pd.,M.M

►    Kasi Manj. Prasarana : Ismi Mulyati, S.Pd.,MM

  • Kepala Bidang SMP / SM : H. Lukman Hasis, M.M.

►    Kasi Kurikulum  : Drs.H. Surnama, M.M

►    Kasi Pengembangan Tendik : H. Hamsir, S.Pd., M.M.

►    KasiManj. Prasarana : Drs. H. Herman Wijaya, M.Si

  • Kepala Bidang Pendidikan Non Formal : BAHRIN, S.Pd., M.M

►    Kasi PAUD dan Kesetaraan : Hj. Sri Rubianty, SE., M.M.

►    Kasi Kursus dan Kurikulum : Nove Tresmerdiana, SH., M.Si

►    Kasi Pengembangan Pendidikan : Dra. Emy Rozalia

  • Kepala Bidang Pemuda : Mulyani, SH.

►   Kasi Lembaga Kepemudaan : Desi Ratnasarim S.Pd

►   Kasi Aktivitas dan Kreatifitas : Dra. Isnayanti Syafrida

►   Kasi Pengembangan Kepemudaan : Drs. Jonson Liberty, M.M.

  • Kepala BidangOlahraga : Azhari, S.Pd., M.M.

►    Kasi Permasalahan dan Pembibitan : Hesti, SH., M.Si

►    Kasi Pembinaan Prestasi : Juki Hasan, S.Pd., M.Kes.

►    Kasi Organisasi Sapras OR : Hj. Ismi Mulyati, S.Pd., M.M.

  • Kepala Dinas Kecamatan yang terdiri dari :

►    Kecamatan Bukit Kecil : Hj. Kasmin, S.Pd., M.Si.

►    Kecamatan Gandus : Djamaluddin Antoni, SH., M.Si.

►    Kecamatan Kalidoni : Ir. Ros Indriati, S.Pd, M.Si

►    Kecamatan Ilir Barat I : Darmesi, S.Pd

►    Kecamatan Ilir Barat II : Drs. Sarmidi

►    Kecamatan Ilir Timur I : Dra. Hj. Zuraidah, M.S.i.

►    Kecamatan Ilir Timur II : Akhmad Kamil, S.Pd., M.Si.

►    Kecamatan Kemuning : Dra. Sri Warsiti, M.Pd.

►    Kecamatan Kertapati : Drs. Alimudin Kadir, M.Si

►    Kecamatan Plaju : Drs. Bambang Gunadi, M.Si

►    Kecamatan Sako : Juanda, SH

►    Kecamatan Kecamatan Sukarame : Drs. Haiyunnedy Zailan, SH., M.Si.

►    Kecamatan Seberang Ulu I : Drs. A. Rahman, M.M.

►    Kecamatan Seberang Ulu II : Pilu Rina, A.Md

►    Kecamatan Alang-Alang Lebar : Umroh, S.Pd

►    Kecamatan Sematang Borang : Herni Zaman, S.Pd., M.Si.

  • Kepala Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) : Yusrizal, M.M.

2.1.2. Susunan Kepegawaian dan Aset yang Dikelola

2.1.2.1. Susunan Kepegawaian

          Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Palembang mempunyai pegawai sebanyak 106 orang. Jumlah pegawai berdasarkan pangkat / golongan, dapat dilihat pada tabel berikut ini :

 

 

Tabel 2.1

Distribusi Pegawai Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga

Berdasarkan PendidikanDan Jenis Kelamin Tahun 2015

 

No.

Tingkat Pendidikan

Jenis Kelamin

Laki-laki

Perempuan

1.

Pasca Sarjana (S2)

22

9

2.

Sarjana (S1/D4)

27

25

3.

D3

2

5

4.

D1

-

-

5.

SMA

7

10

6.

SMP

 

-

7.

SD

-

-

 

Total

58

49

 

Tabel 2.2

Distribusi Pegawai Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga

Berdasarkan Pangkat/Golongan dan Jenis Kelamin Tahun 2015

 

No.

Pangkat / Golongan

Jumlah Pegawai

Jumlah

Laki-Laki

Wanita

1.

Golongan IV

19

9

28

2.

Golongan III

31

38

69

3.

Golongan II

7

2

9

4.

Golongan I

1

-

1

 

Jumlah

58

49

107

 

  • Maksud dan Tujuan Lakip

          Adapun maksud dan tujuan dari penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Tahun 2015  adalah :

  • Dapat diketahuinya kegiatan yang telah dilaksanakan;
  • Dapat diketahuinya perkembangan kegiatan yang telah dilaksanakan berikut hasil pengolahan dan evaluasi;
  • Sebagai dasar untuk pelaksanaan kegiatan tahun berikutnya;
  • Tertibnya pengadministrasian hasil kegiatan;
  • Sebagai bukti laporan program dan hasil kegiatan kepada

 

  • Sistematika Lakip

 

BAB I . PENDAHULUAN

  • Kondisi Umum
  • Gambaran Umum Tupoksi
  • Struktur Organisasi
  • Maksud dan Tujuan Lakip
  • Sistematika Lakip

 

BAB IIPERENCANAAN DAN PERJANJIAN KERJA

  • Latar Belakang
  • Visi
  • Misi
  • Tujuan
  • Sasaran
  • Strategi
  • Kebijakan
  • Program
  • Rencana Kinerja Tahun Bersangkutan

 

BAB III AKUNTABILITAS KINERJA

3.1. Metode Pengukuran Pencapaian Kinerja

3.2. Analisis Atas Pencapaian Strategis

3.3. Analisis Atas Capaian Keuangan

 

BAB IV PENUTUP

4.1. Kesimpulan

4.2. Saran


 

BAB II

RENCANA STRATEGIS

 

 

2.1. VISI

  Visi adalah cara pandang jauh kedepan kemana instansi pemerintah akan dibawa agar dapat eksis, antisipatif dan inovatif. Visi merupakan suatu gambaran yang menantang tentang masa depan yang diinginkan oleh instansi pemerintah atau organisasi. Visi dibutuhkan oleh suatu organisasi untuk mencapai tujuan dalam waktu tertentu, menentukan sikap dan tindakan sebagai tolok ukur keberhasilan melaksanakan tugas. 

Sehubungan dengan hal itu, visi  Dinas  Pendidikan  Pemuda  dan  Olahraga  Kota  Palembang,  yaitu :TERWUJUDNYA  PALEMBANG KOTA PENDIDIKAN YANG MADANI, MERATA DAN  BERKUALITAS

2.2. MISI

Misi merupakan sesuatu langkah  besar  yang harus dilaksanakan agar tujuan Organisasi dapat terlaksana dan berhasil dengan baik sesuai visi yang telah ditetapkan.   Untuk  mencapai  visi  yang  telah  ditetapkan,  Dinas  Pendidikan  Pemuda  dan  Olahraga  Kota  Palembang  menetapkan 3 (tiga)  buah  misi,  yaitu  :

  1. Meningkatkan pemerataan  pelayanan  pendidikan  menuju  tuntas  wajib  belajar  pendidikan  menengah  12 
  2. Meningkatkan kualitas  dan  kuantitas  pendidikan  pada  semua  jenjang  pendidikan,  baik  formal  maupun  non 
  3. Meningkatkan kuantitas  dan  kualitas  organisasi  pemuda  dan 

2.3. TUJUAN DAN SASARAN

          Tujuan adalah penjabaran Visi yang lebih spesifik dan terukur sebagai upaya mewujudkan Visi dan Misi.  Dalam rangka mencapai visi dan misi yang telah dikemukakan di atas, maka disusun tujuan dengan mempertimbangkan Fungsi Pokok Kedinasan (FPK), maka  disusun 3 tujuan sebagai berikut :

  • Mewujudkan penyelenggaraan kegiatan  belajar  mengajar  yang 
  • Mewujudkan kualitas dan  kuantitas  sarana  dan  prasarana  penunjang  pendidikan  yang 
  • Menciptakan kader  pemuda yang  memiliki  potensi  dan  wawasan  yang  memadai  dalam  bidang  kepemudaan  dan 

Sebagai dasar dari tujuan dapat ditentukan 10 sasaran sebagai berikut :

  • Meningkatnya angka partisipasi sekolah pada setiap  jenjang pendidikan
  • Meningkatnya rata-rata nilai ujian akhir  sekolah
  • Menurunnya angka putus sekolah penduduk dalam usia sekolah.
  • Meningkatnya angka melek huruf latin penduduk berusia 15  tahun 
  • Meningkatnyakualitas dan kuantitas sumber daya manusia pendidik.
  • Meningkatnya angka melanjutkan sekolah
  • Meningkatnya kuantitas sarana prasarana penunjang KBM.
  • Meningkatnya rata-rata lama sekolah penduduk.
  • Meningkatnya kualitas dan kuantitas organisasi kepemudaan dan keolahragaan
  • Meningkatnya jumlah kegiatan keorganisasian bidang pemuda dan olahraga.

Adapun Indikator Kinerja Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Palembang adalah sebagai berikut :

No

Sasaran Strategis

Indikator Kinerja

 
 

1

2

3

 

1

Meningkatnya Angka Partisipasi

 

 

 

 

 

 

1

Angka Partisipasi Kasar (APK) SD/MI/Paket A

 

 

2

Angka Partisipasi Murni (APM) SD/MI/Paket A

 

 

3

Angka Putus Sekolah (APS) SD/MI

 

 

4

Angka kelulusan (AL) SD/MI

 

 

5

Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP/MTs/Paket B

 

 

6

Angka Partisipasi Murni (APM) SMP/MTs/Paket B

 

 

7

Angka Putus Sekolah (APS) SMP/MTs

 

2

Meningkatnya  rata-rata nilai ujian akhir  sekolah

 

 

8

Angka kelulusan (AL) SMP/MTs

 

 

9

Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/SMK/MA/Paket C

 

 

10

Angka Partisipasi Murni (APM) SMA/SMK/MA/Paket C

 

3

Menurunnya angka putus sekolah penduduk dalam usia sekolah

 

11

Angka Putus Sekolah (APS) SMA/SMK/MA

 

 

12

Angka kelulusan (AL) SMA/SMK/MA

 

4

Meningkatnya angka melek huruf latin penduduk berusia  15  tahun  keatas

13

Angka Melek Huruf Latin

 

5

Meningkatnyakualitas dan kuantitas  sumber daya manusia pendidik

 

 

14

Angka Guru yang Memenuhi Kualifikasi S.1/D.IV

 

 

15

Rasio guru terhadap murid

 

 

16

Angka Melanjutkan  (AM) dari SD/MI ke SMP/MTs

 

6

Meningkatnya angka melanjutkan sekolah

 

 

 

 

17

Angka Melanjutkan  (AM) dari SMP/MTs ke SMA/MA

 

 

18

Angk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)

 

 

19

Rasio Siswa dengan Buku

 

 

20

Tingkat pelayanan manajemen pendidikan

 

7

Meningkatnya kuantitas sarana prasarana penunjang KBM

21

Persentase Ruang Kelas Baik

 

 

22

Persentase Fasilitas Sekolah

 

No

Sasaran Strategis

Indikator Kinerja

 
 

8

Meningkatnya rata-rata lama sekolah penduduk

23

Angka Rata-Rata Lama Sekolah

 

9

Meningkatnyakualitas dan kuantitas organisasi kepemudaan dan keolahragaan

 

24

Angka pembinaan organisasi pemuda

 

 

25

Tingkat Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba

 

10

Meningkatnya jumlah kegiatan keorganisasian bidang pemuda dan olahraga

 

 

26

Angka Prestasi atlet POPDA

 

 

2.4. STRATEGI

Strategi adalah cara untuk mewujudkan tujuan, maka dapat  ditetapkan strategi sebagai berikut :

  • Mengoptimalkan fungsi supervisi pada Kegiatan Belajar Mengajar di sekolah
  • Pembangunan, pengadaan, rehabilitasi sarana prasarana pendidikan menurut skala 
  • Meningkatkan Koordinasi dan Komunikasi dengan BUMN/D/S
  • Meningkatkan pemberdayaan Komite  Sekolah
  • Mengoptimalakan penyelenggaraan  Pendidikan  Luar  Sekolah
  • Meningkatkan bantuan opersional pendidikan bagi  siswa
  • Penyelenggaraan pendidikan & latihan bagi tenaga pendidik.
    • KEBIJAKAN

Sebagai arah dalam menentukan bentuk konfigurasi program dan kegiatan untuk mencapai tujuan, maka ditetapkan kebijakan sebagai berikut :

  1. Kebijakan Internal
  • Penambahan daya tampung sekolah/lembaga pendidikan, untuk perluasan akses maupun untuk peningkatan mutu pendidikan.
  • Peningkatan kualitas dan kuantitas sumber daya pendidikan.
  • Pembibitan dan pembinaan secara terprogram kader  pemuda dan olahraga, melalui sekolah formal maupun non formal.
  • Penyelenggaraan kegiatan kepemudaan dan kompetisi olahraga secara teratur dan berkualitas.
    1. Kebijakan Eksternal
  • Koordinasi lintas  kelembagaan  baik horisontal maupun vertikal
  • Memperkuat kerjasama dengan Masyarakat dan BUMN/D/S dalam pembangunan pendidikan.
    • PROGRAM DAN KEGIATAN

 

          Mengacu kepada Peraturan Menteri Dalam Negeri No.13 tahun 2006, tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, maka berdasarkan kategori Tugas Pokok dan Fungsi Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Palembang memiliki program dan kegiatan sebagai berikut :

  1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran
  • Penyediaan jasa komunikasi, sumberdaya air dan listrik
  • Penyediaan jasa peralatan dan perlengkapan kantor
  • Penyediaan jasa administrasi keuangan
  • Penyediaan alat tulis kantor
  • Penyediaan barang cetakan dan penggandaan
  • Penyediaan peralatan rumah tangga
  • Penyediaan makanan dan minuman
  • Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi keluar daerah
  • Penyediaan biaya operasional pendidikan

 

  1. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana aparatur
  • Pembangunan gedung kantor
  • Pengadaan Peralatan Gedung Kantor
  • Pengadaan meubeler
  • Pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor.
  • Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas / operasional
  • Pemeliharaan rutin/berkala peralatan gedung kantor
  • Rehabilitasi sedang/berat gedung kantor
  • Program peningkatan disiplin aparatur
    • Pengadaan pakaian khusus hari-hari tertentu
  • Program Peningkatan Kapasitas Sumberdaya Aparatur
    • Pemutakhiran administrasi aparatur
  • Program Peningkatan Pengembangan Sistim Pelaporan capaian kinerja keuangan
  • Penyusunan laporan capaian kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja SKPD

 

  1. Program Pendidikan  Anak  Usia  Dini
  • Penyelenggaraan program PAUD
  • Pengembangan PAUD
  • Publikasi dan sosialisasi PAUD
  1. Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun
  • Pembangunan gedung sekolah
  • Penambahan ruang kelas sekolah
  • Pengadaan alat praktik dan peragaan siswa
  • Pengadaan meubeler sekolah
  • Rehabilitasi sedang/berat bangunan sekolah
  • Rehabilitasi sedang/berat rumah dinas kepsek, guru, penjaga sekolah
  • Rehabilitasi taman, lapangan upacara dan fasilitas parkir
  • Rehab sedang/berat perpustakaan sekolah
  • Pelatihan kompetensi tenaga pendidik
  • Pelatihan kompetensi siswa berprestasi
  • Pelatihan penyusunan kurikulum
  • Pembinaan forum masyarakat peduli pendidikan
  • Penyediaan buku pelajaran untuk SD/MI/SDLB dan SMP/MTs
  • Penyediaan dana pengembangan sekolah SD/MI, SMP/MTs
  • Penyelenggaraan Paket A setara SD
  • Penyelenggaraan Paket B setara SMP
  • Pembinaan minat, bakat dan kreativitas siswa
  • Monitoring, evaluasi dan pelaporan
  • Penyelenggaraan evaluasi pendidikan bagi siswa
  1. Program Pendidikan Menengah
  • Pembangunan unit gedung baru SMA dan SMK
  • Pengadaan buku-buku dan alat tulis siswa
  • Pengadaan meubeler sekolah
  • Pengadaan sarana mobilitas sekolah
  • Rehabilitasi sedang/berat bangunan sekolah
  • Rehabilitasi taman, lapangan upacara dan fasilitas parkir
  • Pelatihan penyusunan kurikulum
  • Bantuan operasional manajemen mutu (BOMM)
  • Penyediaan biasiswa bagi kelurga tidak mampu
  • Penyelenggaraan Paket C setara SMA
  1. Program Pendidikan  Non  Formal
  • Pemberdayaan tenaga pendidik non formal
  • Pemberian bantuan operasional pendidikan non formal
  • Pembinaan pendidikan kursus dan kelembagaan
  • Pengembangan pendidikan keaksaraan
  • Pengembanagn data dan informasi pendidikan non formal
  • Perencanaan dan penyusunan program pendidikan non formal
  • Monitoring, evaluasi dan pelaporan

 

  1. Program Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan
  • Pelaksanaan sertifikasi pendidik
  • Pelaksanaan uji kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan
  • Pembinaan kelompok kerja guru
  • Pendidikan lanjutan bagi pendidik untuk memenuhi standar kualifikasi
  • Pengembangan mutu dan kualitas program pendidikan dan pelatihan bagi pendidik dan tenaga kependidikan
  • Pengembanagn sistim pendataan dan pemetaan pendidik dan tenaga kependidikan
  • Monitoring, evaluasi dan pelaporan

 

  1. Program Manajemen  Pelayanan  Pendidikan
  • Pelaksanaan kerjasama secara kelembagaan dibidang pendidikan
  • Pembinaan Dewan Pendidikan
  • Penerapan sistim dan informasi manajemen pendidikan
  • Penyelenggartaan pelatihan, seminar dan lokakarya serta  diskusi  ilmiah tentang berbagai isu pendidikan
  • Monitoring, evaluasi dan pelaporan

 

  1. Program Pengembangan dan Keserasian Kebijakan Pemuda
  • Pendataan potensi kepemudaan
  • Penyelenggaraan Paskibraka
  1. Program Peningkatan  Peran  Serta  Kepemudaan
  • Pembinaan peran serta pemuda
  • Pendidikan dan pelatihan dasar kepemimpinan
  • Fasilitasi aksi bakti sosial kepemudaan
  • Peringatan hari besar pemuda

 

  1. Program Pengembangan Kebijakan dan Manajemen Olahraga
  • Peningkatan mutu organisasi dan tenaga keolahragaan
  • Pembinaan manajemn organisasi olahraga
  • Peningkatan kesegaran jasmani dan rekreasi
  • Penyelenggaraan kompetisi olahraga
  • Pemberian penghargaan bagi insan olahraga berdedikasi dan berprestasi

 

  1. Program Peningkatan  Sarana  Prasarana  Olahraga
  • Peningkatan pembangunan sarana dan prasarana olahraga

 

  • RENCANA KINERJA TAHUN 2016

Rencana Kinerja Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Palembang tahun 2015, dapat dilihat pada matrik lampiran di belakang.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

AKUNTABILITAS KINERJA

 

 

3.1. Metode Pengukuran Pencapaian Kinerja

Pengukuran Kinerja merupakan hasil dari suatu penilaian yang sistematik dan didasarkan pada kelompok indikator kinerja kegiatan yang berupa indikator-indikator masukan, keluaran, hasil, manfaat, dan dampak. Penilaian tersebut tidak terlepas dari proses yang merupakan kegiatan mengolah masukan menjadi keluaran atau penilaian dalam proses penyusunan kebijakan/program/kegiatan yang dianggap penting dan berpengaruh terhadap pencapaian sasaran dan tujuan. Pengukuran kinerja digunakan sebagai dasar untuk menilai keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan dalam rangka mewujudkan visi dan misi.

3.1.1. Kerangka Pengukuran Kinerja

Pengukuran kinerja dilakukan dengan menggunakan indikator kinerja kegiatan yang dilakukan dengan memanfaatkan data kinerja yang diperoleh melalui data internal yang ditetapkan oleh instansi maupun data eksternal yang berasal dari luar instansi.

Pengumpulan data kinerja dilakukan untuk memperoleh data yang akurat, lengkap, tepat waktu, dan konsisten, yang berguna dalam pengambilan keputusan. Pengumpulan data kinerja untuk indikator kinerja kegiatan yang terdiri dari indikator-indikator masukan, keluaran, dan hasil, dilakukan secara terencana dan sistematis setiap tahun untuk mengukur kehematan, efektivitas, efisiensi, dan kualitas pencapaian sasaran. Sedangkan pengumpulan data kinerja untuk indikator manfaat dan dampak dapat diukur pada akhir periode selesainya suatu program atau dalam rangka mengukur pencapaian tujuan-tujuan instansi pemerintah.

Pengukuran kinerja mencakup kinerja kegiatan yang merupakan tingkat pencapaian target (rencana tingkat capaian) dari masing-masing kelompok indikator kinerja kegiatan dan tingkat pencapaian sasaran instansi pemerintah yang merupakan tingkat pencapaian target (rencana tingkat capaian) dan masing-masing indikator sasaran yang telah ditetapkan dalam dokumen rencana kerja. Pengukuran tingkat pencapaian sasaran didasarkan pada data hasil pengukuran kinerja kegiatan. Pengukuran kinerja tersebut dilakukan dengan menggunakan formulir Pengukuran Kinerja Kegiatan (PKK) dan Formulir Pengukuran Pencapaian Sasaran (PPS).

3.1.2. Evaluasi Kinerja

Berdasarkan hasil-hasil perhitungan pengukuran kinerja kegiatan, dilakukan evaluasi terhadap pencapaian setiap indikator kinerja kegiatan untuk memberikan penjelasan lebih lanjut tentang hal-hal yang mendukung keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan suatu kegiatan. Evaluasi bertujuan agar diketahui pencapaian realisasi, kemajuan dan kendala yang dijumpai dalam rangka pencapaian misi, agar dapat dinilai dan dipelajari guna perbaikan pelaksanaan program/kegiatan dimasa yang akan datang.

 

Evaluasi kinerja dilakukan terhadap analisis effisiensi dengan cara membandingkan antara output dengan input baik untuk rencana maupun realisasinya. Evaluasi dilakukan pula pengukuran/ penentuan tingkat efektivitas yang menggambarkan tingkat kesesuaian antara tujuan dengan hasil, manfaat, atau dampak. Evaluasi juga dilakukan terhadap setiap perbedaan kinerja yang terjadi, baik terhadap penyebab terjadinya kendala maupun strategi pemecahan masalah yang telah dan akan dilaksanakan.

Dalam melakukan evaluasi kinerja, perlu juga digunakan pembandingan-pembandingan antara lain:

  1. Kinerja nyata dengan kinerja yang direncanakan.
  2. Kinerja nyata dengan kinerja tahun-tahun sebelumnya.
  3. Kinerja suatu instansi dengan kinerja instansi lain yang unggul di bidangnya ataupun dengan kinerja sektor swasta.
  4. Kinerja nyata dengan kinerja di negara-negara lain atau dengan standar internasional.

3.1.3. Analisis Akuntabilitas Kinerja

Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) harus menyajikan data dan informasi relevan bagi pembuat keputusan agar dapat menginterpretasikan keberhasilan dan kegagalan secara lebih luas dan mendalam. Analisis akuntabilitas kinerja meliputi uraian keterkaitan pencapaian kinerja kegiatan dengan program dan kebijakan dalam mewujudkan sasaran, tujuan, misi dan visi yang ditetapkan dalam rencana stratejik. Dalam analisis ini dijelaskan pula perkembangan kondisi pencapaian sasaran dan tujuan secara efisien dan efektif, sesuai dengan kebijakan, program, dan kegiatan yang telah ditetapkan. Analisis dilakukan dengan menggunakan informasi/data yang diperoleh secara lengkap dan akurat, dan bila memungkinkan dilakukan pula evaluasi kebijakan untuk mengetahui ketepatan dan efektivitas baik untuk kebijakan itu sendiri maupun sistem dan proses pelaksanaannya.

Sebelum disajikan deskripsi pencapaian kinerja per indikator, berikut ditampilkan perbandingan pencapaian indikator yang terdapat dalam RPJM Pemerintah Kota Palembang antara tahun 2014 dan tahun 2015 serta realisasi 2014 terhadap 2015 sebagai berikut:

TABEL 1

TARGET DAN REALISASI KINERJA 2014 dan 2015

 

Indikator Kinerja

Satuan

Tahun 2014

Tahun 2015

Target

Realisasi

Capaian

Target

Realisasi

Capaian

kategori

1

Angka Partrisipasi Kasar (APK) PAUDNI

%

30,85

31,21

101,18

31,21

68,52

219,54

BS

2

Angka Partrisipasi Kasar (APK) SD/MI/Paket A

%

108,97

110,24

101,16

110,24

99,34

90,11

BS

3

Angka Partrisipasi Kasar (APK) SMP/MTs/Paket B

%

106,58

154,38

144,85

112,79

96,82

85,84

BS