• Maturitas SPIP Disdikpora
Maturitas SPIP Disdikpora

 

1. NAMA JABATAN DAN STAF DISDIKPORA

     (click kanan, open link in new tab, untuk melihat file atau download file) 

2. MATURITY STRUKTUR ORGANISASI

     (click kanan, open link in new tab, untuk melihat file atau download file)

3. KODE ETIK PEGAWAI DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA KOTA PALEMBANG

     (click kanan, open link in new tab, untuk melihat file atau download file)

4. IKU, TUPOKSI, PERATURAN YG MEMBERIKAN MANDAT KPD ORGANISASI

     (click kanan, open link in new tab, untuk melihat file atau download file)

5. LAPORAN EVALUASI ATAS PELAKSANAAN PEMISAHAN TUGAS

     (click kanan, open link in new tab, untuk melihat file atau download file)

6. LAPORAN HASIL PEMUTAKHIRAN DATA TERKAIT PEMBAHARUAN SISTEM INFORMASI

    UNTUK MENINGKATKAN KEGUNAAN DAN KEANDALAN KOMUNIKASI INFORMASI

     (click kanan, open link in new tab, untuk melihat file atau download file)

 7. DOKUMEN/LAPORAN HASIL EVALUASI KEBIJAKAN/ATURAN PEMBINAAN SDM

     (click kanan, open link in new tab, untuk melihat file atau download file)

 8. KOMITMEN TERHADAP KOMPETISI

     (click kanan, open link in new tab, untuk melihat file atau download file)

 

 

9. KODE ETIK DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA  KOTA PALEMBANG

 


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 5. Pendelegasian Wewenang dan Tanggung Jawab yang Tepat  (1.5)

Dokumen hasil tindak lanjut / perbaikan berkelanjutan terhadap prosedur pendelegasian wewenang dan tanggung jawab

TINDAK LANJUT HASIL EVALUASI PROSEDUR PENDELEGASIAN WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB BESERTA MEKANISMENYA

 

 

                                                                                                                      Palembang,     September 2016

Nomor

Sifat

Lampiran

Perihal

:

:

:

:

050/              /26.8/PN/2016

Biasa.

1 (Satu) rangkap

Tindak lanjut Evaluasi Prosedur  Pendelegasian Wewenang (PLT/ PLH).

Kepada Yth,

Kabid/ Kasi/ Kasubbag di lingkungan Disdikpora Kota Palembang.

di-

          Palembang

Dengan ini kami sampaikan Tindak lanjut hasil evaluasi tentang kewenangan Pelaksana Harian (PLH) dan Pelaksana Tugas (PLT), serta terkait dengan berlakunya Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan yang antara lain mengatur tentang kewenangan PLH dan PLT itu, maka kami sampaikan tindak lanjut dari  hasil evaluasi tersebut beserta mekanismenya.

  1. Pejabat Pemerintahan harus memahami mekanisme pengajuan PLT dan batas minimal ketidak hadiran yang mengharuskan pengajuan PLT.
  2. Dalam hal Anggaran Penjabat PLT harus berkoordinasi dengan pimpinan diatasnya dalam melakukan persetujuan anggaran yang berdampak pada kegiatan tahun berikutnya.
  3. Dalam hal menyangkut gaji dan tunjangan PLT harus berkoordinasi dengan atasan dan memahami jenjang jabatan dan masa tugas staf dibawah koordinasinya.
  4. Dalam hal memutasikan karyawan diharap berkoordinasi dengan pejabat yang di PLT , pejabat yang akan menggantinya dan Atasan PLT tersebut karena menyangkut kinerja Instansi terkait mengenai prestasi dan target kinerja di bidang nya.

 

 

Demikian tindak lanjut hasil evaluasi ini untuk dapat menjadi perhatian dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya oleh masing – masing bidang di lingkungan Disdikpora Kota Palembang.

 

KEPALA DINAS DIKPORA

KOTA PALEMBANG,

 

 

Ahmad Zulinto, S.Pd.,M.M.

NIP. 19640418 198903 1 003

 

 

 

9. Identifikasi Risiko (2.1)

D.2.1.3.1 Daftar risiko atas kegiatan utama 

 

DINAS PENDIDIKAN, PEMUDA DAN OLAHRAGA KOTA PALEMBANG

 

NO

URUSAN

NO

BIDANG PENANGGUNGJAWAB

IKK

RESIKO

KEGIATAN PENGENDALIAN RESIKO

TARGET WAKTU

 
 

-1

-2

-3

 

-4

-5

-6

-7

 

U R U S A N    W A J I B

 

 

1

 

 

Pendidikan

 

1

PNF

 

 

Pendidikan Usia Dini (PAUD)

Rendahnya kepedulian Orang tua memasukkan anak nya ke TK/PAUD

Diadakan Sosialiisasi untuk menganjurkan Anak Usia Dini Mengikuti PAUD

Jan-16

 

 

 

2

PNF

 

 

Penduduk yang berusia> 15 tahun melek hurup (tidak buta aksara)

Masih terdapatnya masyarakat yang belum melek huruf

Melakukan Kursus Pada Sekolah bagi masyarakat yg belum melek huruf

Feb-16

 

 

 

3

TK/SD 

Angka partisipasi murni (APM) SD/MI/Paket A

Tidak mengetahui tata cara mengikuti program paket A

Sosialisasi Program Paket A

Mar-16

 

 

 

4

SMP

 

Angka partisipasi murni (APM) SMP/MTs/Paket B

Tidak mengetahui tata cara mengikuti program paket B

Sosialisasi Program Paket B

Apr-16

 

 

 

5

SMP/SM

 

Angka partisipasi murni (APM) SMA/MA/Paket C

Tidak mengetahui tata cara mengikuti program paket C

Sosialisasi Program Paket C

Mei-16

 

 

 

6

TK/SD

 

Angka Putus Sekolah (APS) SD/MI

Meningkatnya Angka Putus sekolah SD

Melakukan Program pengayaan yang intensif bagi siswa yang nilainya rendah

Jun-16

 

 

 

7

SMP/SM

Angka Putus Sekolah (APS) SMP/MTs

Meningkatnya Angka Putus sekolah SP

Melakukan Program pengayaan yang intensif bagi siswa yang nilainya rendah

Jun-16

 

 

 

8

SMP/SM

 

Angka Putus Sekolah (APS) SMA/SMK/MA/

Meningkatnya Angka Putus sekolah SMA

Melakukan Program pengayaan yang intensif bagi siswa yang nilainya rendah

Jun-16

 

 

 

9

TK/SD

Angka kelulusan (AL) SD/MI

Masih terdapat siswa SD yang belum lulus

Melakukan Try out yang intensif seraca menyeluruh

Jun-16

 

 

 

10

SMP/SM

Angka kelulusan (AL) SMP/MTs

Masih terdapat siswa SMP yang belum lulus

Melakukan Try out yang intensif seraca menyeluruh

Jul-16

 

 

 

11

SMP/SM

Angka kelulusan (AL) SMA/MA/SMK

Masih terdapat siswa SMA yang belum lulus

Melakukan Try out yang intensif seraca menyeluruh

Agust-16

 

 

 

12

TK/SD

Angka Melanjutkan (AM) dari SD/MI ke SMP/MTs

Berkurangnya Angka melanjutkan sekolah SMP

Melakukan program beasiswa dan sosialisasi pentingnya wajib belajar 9 tahun

Agust-16

 

 

 

13

SMP/SM

Angka Melanjutkan (AM) dari SMP/MTs ke SMA/SMK/MA

Berkurangnya Angka melanjutkan sekolah SMA

Melakukan program beasiswa dan sosialisasi pentingnya mendapat kan ijazah SMA di dunia Industri dan kerja

Sep-16

 

 

 

14

KEPEGAWAIAN

Guru yang memenuhi kualifikasi S.1/D.IV

Masih terdapat guru yang belum memenuhi Kualifikasi

Melakukan beasiswa, bagi guru yang belum memiliki kualifikasi

Sep-16

 

 

10. Analisis Resiko

RENCANA PENANGANAN RESIKO YANG DIMUTAKHIRKAN
ASPEK TINGKAT CAPAIAN KINERJA PENYELENGGARAAN URUSAN WAJIB DAN URUSAN PILIHAN UNTUK PEMERINTAH KOTA  
                 
                 
NO URUSAN NO BIDANG PENANGGUNGJAWAB IKK RESIKO RENCANA PENANANGANAN RESIKO YANG DIMUTAKHIRKAN HASIL EVALUASI BERKALA TARGET WAKTU
-1 -2 -3   -4 -5 -6 -7 -8
U R U S A N    W A J I B
    1 PNF Pendidikan Usia Dini (PAUD) Rendahnya kepedulian Orang tua memasukkan anak nya ke TK/PAUD Diadakan Sosialiisasi untuk menganjurkan Anak Usia Dini Mengikuti PAUD, Mendorong setiap Satuan Pendidikan Setingkat PAUD untuk lebih berperan aktiv dalam menarik minat orang tua untuk memaukkkan anaknya ke PAUD Para orang tua banyak yang berminat untuk mengikuti kegiatan PAUD bagi anaknya, tetapi terkendala masalah Pengawasan dan biaya, misalnya anak tersebut dititipkan pada keluarganya yang mempunyai kesibukan sendiri sehingga tidak memungkinkan untuk mengawasi Anak tersebut selama mengikuti PAUD. Jan-16
1 Pendidikan    
       
    2 PNF Penduduk yang berusia> 15 tahun melek hurup (tidak buta aksara) Masih terdapatnya masyarakat yang belum melek huruf Melakukan Kursus Pada Sekolah bagi masyarakat yg belum melek huruf, Kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan bekerjasama dengan perangkat desa setempat misalnya kegiatan ibu-ibu PKK atau karang taruna dan bisa dijadikan kegiatan rutin dan terjadwal. Melakukan Kursus Pada Sekolah bagi masyarakat yg belum melek huruf, Kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan bekerjasama dengan perangkat desa setempat misalnya kegiatan ibu-ibu PKK atau karang taruna dan bisa dijadikan kegiatan rutin dan terjadwal. Feb-16
   
   
    3 TK/SD Angka partisipasi murni (APM) SD/MI/Paket A Tidak mengetahui tata cara mengikuti program paket A Sosialisasi Program Paket A, mendorong pelaksanaan Satuan Pendidikan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat untuk menarik minat masyarakat yang belum memanfaatkan Program Paket A tersebut. Sebagian masyarakat yang belum melaksanakan Paket A tersebut tidak berminat untuk mengikuti paket A dikarenakan kesibukan masing - masing Mar-16
   
   
    4 SMP Angka partisipasi murni (APM) SMP/MTs/Paket B Tidak mengetahui tata cara mengikuti program paket B Sosialisasi Program Paket B, mendorong pelaksanaan Satuan Pendidikan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat untuk menarik minat masyarakat yang belum memanfaatkan Program Paket B tersebut. Sebagian masyarakat yang belum melaksanakan Paket B tersebut tidak berminat untuk mengikuti paket A dikarenakan kesibukan masing - masing dan sebagian ada yang telah bekerja dengan berwiraswasta. Apr-16
   
   
    5 SMP/SM Angka partisipasi murni (APM) SMA/MA/Paket C Tidak mengetahui tata cara mengikuti program paket C Sosialisasi Program Paket C, mendorong pelaksanaan Satuan Pendidikan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat untuk menarik minat masyarakat yang belum memanfaatkan Program Paket C tersebut. Sebagian masyarakat yang belum melaksanakan Paket C tersebut tidak berminat untuk mengikuti paket A dikarenakan kesibukan masing - masing dan sebagian ada yang telah bekerja dengan berwiraswasta. Mei-16
   
   
    6 TK/SD Angka Putus Sekolah (APS) SD/MI Meningkatnya Angka Putus sekolah SD Melakukan Program pengayaan yang intensif bagi siswa yang nilainya rendah, Meberikan beasiswa bagi siswa yang kurang mampu dan berprestasi Keterbatasan Program Beasiswa dan Kurang pedulinya orang tua tentang pendidikan anaknya. Jun-16
   
   
   
    7 SMP/SM Angka Putus Sekolah (APS) SMP/MTs Meningkatnya Angka Putus sekolah SMP Melakukan Program pengayaan yang intensif bagi siswa yang nilainya rendah, Meberikan beasiswa bagi siswa yang kurang mampu dan berprestasi Melakukan Program pengayaan yang intensif bagi siswa yang nilainya rendah, Meberikan beasiswa bagi siswa yang kurang mampu dan berprestasi Jun-16
   
   
   
    8 SMP/SM Angka Putus Sekolah (APS) SMA/SMK/MA/ Meningkatnya Angka Putus sekolah SMA Melakukan Program pengayaan yang intensif bagi siswa yang nilainya rendah, Meberikan beasiswa bagi siswa yang kurang mampu dan berprestasi Keterbatasan Program Beasiswa dan Kurang pedulinya orang tua tentang pendidikan anaknya. Jun-16
   
   
   
    9 TK/SD Angka kelulusan (AL) SD/MI Masih terdapat siswa SD yang belum lulus Melakukan Try out yang intensif seraca menyeluruh, Melakukan Program pengayaan yang intensif bagi siswa yang nilainya rendah Diperlukan juga Program Pengayaan guna menunjang nilai anak tersebut dalam mengikuti ujian Jun-16
   
   
   
    10 SMP/SM Angka kelulusan (AL) SMP/MTs Masih terdapat siswa SMP yang belum lulus Melakukan Try out yang intensif seraca menyeluruh, Melakukan Program pengayaan yang intensif bagi siswa yang nilainya rendah Diperlukan juga Program Pengayaan guna menunjang nilai anak tersebut dalam mengikuti ujian Jul-16
   
   
   
    11 SMP/SM Angka kelulusan (AL) SMA/MA/SMK Masih terdapat siswa SMA yang belum lulus Melakukan Try out yang intensif seraca menyeluruh, Melakukan Program pengayaan yang intensif bagi siswa yang nilainya rendah Diperlukan juga Program Pengayaan guna menunjang nilai anak tersebut dalam mengikuti ujian Agust-16
   
   
   
    12 TK/SD Angka Melanjutkan (AM) dari SD/MI ke SMP/MTs Berkurangnya Angka melanjutkan sekolah SMP Melakukan program beasiswa dan sosialisasi pentingnya wajib belajar 9 tahun,  Kurangnya kesadaran orang tua tentang pendidikan anaknya Agust-16
   
   
   
    13 SMP/SM Angka Melanjutkan (AM) dari SMP/MTs ke SMA/SMK/MA Berkurangnya Angka melanjutkan sekolah SMA Melakukan program beasiswa dan sosialisasi pentingnya mendapat kan ijazah SMA di dunia Industri dan kerja Banyak orang tua yang merasa membatunya bekerja lebih menjamin kehidupan keluarga dari pada bersekolah Sep-16
   
   
   
    14 KEPEGAWAIAN Guru yang memenuhi kualifikasi S.1/D.IV Masih terdapat guru yang belum memenuhi Kualifikasi Melakukan beasiswa, bagi guru yang belum memiliki kualifikasi dan Mensosialisasikan peraturan pemerintah mengenai syarat minimal bagi seorang pendidik Adanya guru yang belum memenuhi kualifikasi dikarenakan keterbataan usia yang memasuki pensiun. Sep-16
   
   
   
           
 
   
                 
                 
              Palembang,   September 2016  
              KepalaDisdikpora,  
               
               
                 
                 
              Ahmad Zulinto, S.Pd, MM  
              NIP. 19640418 198903 1 003